“Alhamdulillah, bangsa Indonesia saat ini dalam keadaan aman dan damai. Jika di belahan dunia lain ada bangsa yang harus berjuang melawan peperangan fisik, maka kita di sini memiliki medan perjuangan yang berbeda,” ujar Ustadz Ahmad Sujai di hadapan para siswa.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa bentuk “perang” bagi generasi muda Indonesia saat ini adalah perjuangan melawan kemalasan dan kebodohan. Menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh di sekolah merupakan manifestasi dari bela negara dan rasa syukur atas kemerdekaan.
Ustadz Ahmad Sujai juga menggarisbawahi bahwa kemampuan membaca dan menulis adalah salah satu nikmat terbesar dari Allah SWT yang hanya diberikan kepada manusia.
“Dengan kemampuan literasi inilah manusia mampu menciptakan berbagai ilmu pengetahuan, teknologi, dan peradaban maju yang kita rasakan manfaatnya hingga hari ini,” imbuhnya.
Konsistensi SMAIT BBS dalam membangun karakter murid mendapat apresiasi dari pemerhati sekaligus aktivis pendidikan Kota Bogor, Pahe. Menurutnya, keseimbangan antara prestasi akademik dan penguatan spiritual menjadi daya tarik utama sekolah ini.
“SMAIT BBS bukan hanya sekadar memiliki branding sebagai ‘sekolah para juara’, tetapi mereka juga membuktikannya dengan program literasi dan pengajian tafsir Al-Qur’an yang dikelola dengan sangat baik. Ini adalah langkah nyata mencetak murid yang tidak hanya cerdas, tapi juga berakhlak mulia,” tutur Pahe kepada Bogor Today.
Melalui program-program berbasis religi dan literasi ini, SMAIT BBS berharap para lulusannya kelak dapat menjadi pemimpin masa depan yang memiliki integritas tinggi dan mampu memberikan kontribusi positif bagi peradaban.
sumber : bogor-today.com
Telah di buka Penerimaan Murid Baru (PMB) SMA IT BBS TA 2026/2027, informasi selengkapnya klik disini
